Perceraian adalah berakhirnya suatu pernikahan. Saat kedua pasangan tak ingin melanjutkan kehidupan pernikahannya, mereka bisa meminta pemerintah untuk memisahkan. Selama perceraian, pasangan tersebut harus memutuskan bagaimana membagi harta mereka yang diperoleh selama pernikahan (seperti rumah, mobil, perabotan atau kontrak), dan bagaimana mereka menerima biaya dan kewajiban merawat anak-anak mereka. Negara memiliki hukum dan aturan tentang perceraian, dan pasangan itu dapat diminta maju ke pengadilan.
Bagi pasangan yang ingin mengajukan gugatan cerai persiapan dan persyaratannya adalah :
1. Mengumpulkan bukti-bukti perkawinan, seperti:
a. buku nikah;
b. akta kelahiran anak-anak (jika punya anak);
c. Kartu Tanda Penduduk (KTP);
d. Kartu Keluarga (KK)
e. bukti-bukti kepemilikan aset (rumah/mobil/buku tabungan);
2. Membuat kronologis permasalahan;
3. Membuat gugatan cerai;
4. Persiapan biaya pendaftaran gugatan;
5. Mendaftarkan gugatan cerai di pengadilan berwenang.
6. Mempersiapkan dua orang saksi.
Perlu diketahui bahwa untuk yang beragama Islam (nikah secara muslim) jika ingin bercerai maka gugatan cerainya diajukan di Pengadilan Agama, sementara bagi yang non-muslim jika ingin bercerai diajukannya di Pengadilan Negeri.
Urutan sidang perceraian di Pengadilan Agama adalah :
1. Sidang kelengkapan berkas-berkas, pembacaan gugatan dan usaha perdamaian;
1.1. Diikuti dengan acara mediasi ke-1;
1.2. Mediasi ke-2.
2. Sidang hasil mediasi
3. Sidang jawaban;
4. Sidang replik;
5. Sidang duplik;
6. Sidang pembuktian dari penggugat;
7. Sidang pembuktian dari tergugat;
8. Sidang kesimpulan; dan
9. Sidang putusan.
10. Pembacaan ikrar talaq (jika yang ajukan gugatan cerai adalah suami).
Urutan sidang perceraian di Pengadilan Negeri adalah :
1. Sidang kelengkapan berkas-berkas, pembacaan gugatan dan usaha perdamaian;
1.1. Diikuti dengan acara mediasi ke-1;
1.2. Mediasi ke-2.
2. Sidang hasil mediasi;
3. Sidang jawaban;
4. Sidang replik;
5. Sidang duplik;
6. Sidang pembuktian dari penggugat;
7. Sidang pembuktian dari tergugat;
8. Sidang kesimpulan;
9. Sidang putusan.
Dampak Perceraian
Perceraian sering menimbulkan tekanan batin bagi tiap pasangan tersebut. Anak-anak yang terlahir dari pernikahan mereka juga bisa merasakan sedih bila orangtua mereka bercerai. Namun, banyak sumber daya yang bisa membantu orang yang bercerai, seperti keluarga besar, teman-teman, terapi, konsultan, buku, dan DVD.
Alasan Perceraian
* Perbedaaan prinsip atau ketidak cocokan adalah alasan perceraian rumah tangga yang paling sering diungkapkan oleh pasangan suami istri. Hal yang paling penting dalam pernikahan adalah bagaimana menyikap perbedaan tersebut, bukan malah membesar-besarkan perbedaan hingga menimbulkan perceraian yang sangat merugikan banyak pihak.
* Kejenuhan, berkurang atau bahkan sudah tidak ada lagi rasa kasih sayang diantara pasangan suami istri, merupakan salah satu alasan perceraian yang sering diungkapkan.
* Salah satu pasangan tidak mampu memberikan seorang keturunan atau anak (mandul). Tak jarang suami istri yang memutuskan untuk mengakhiri rumah tangga dengan alasan seperti ini.
* Adanya orang atau pihak ketiga. Yang dimaksud dengan pihak ketiga bisa berarti ada perselingkuhan, suami berniat untuk poligami atau mertua tidak menyukai menantunya karena alasan tertentu. Kondisi seperti ini bisa memicu perselisihan antar pasangan suami istri dan bisa menyebabkan perceraian.
* KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga merupakan alasan perceraian yang cukup banyak di Indonesia. Kekerasan bisa berupa fisik maupun mental, dan tindak kekerasan ini bisa dilakukan oleh pihak suami maupun istri.
* Salah satu alasan perceraian yang juga cukup banyak adalah karena masalah ekonomi. Umumnya, bila suami tidak mampu menafkahi istri, maka perceraian bisa sangat mudah terjadi.
Tips Menghindari Perceraian
* Sikap menerima pasangan apa adanya adalah kunci untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Pasangan suami istri yang harmonis tentu akan terhindar dari perceraian.
* Tidak egois merupakan sifat paling penting dalam berumah tangga. Sikap saling mengalah, meminta maaf dan memaafkan adalah kunci penting dalam berumah tangga.
* Sikap tidak egois bukan hanya ditujukan terhadap pasangan, tapi juga pada anak hasil perkawinan. Pasangan suami istri tidak sepantasnya memikirkan kepentingan pribadi dan menuruti ego masing-masing untuk bercerai.
Pikirkanlah masa depan anak, bagaimana mental, kejiwaan anak, atau hal-hal buruk apa saja yang bisa terjadi padanya bila orang tuanya sampai bercerai.
Dari Abdullah Ibnu Umar; dari Nabi saw bersabda : " Perbuatan halal yang paling dibenci Allah adalah thalaq (cerai) ". (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan al-Baehaqy)
Halal yang dibenci Allah
Melalui sabdanya Nabi saw memberikan peringatan keras kepada ummatnya untuk tidak menjadikan mainan urusan perceraian, meskipun bercerai itu bukanlah perbuatan yang diharamkan, akan tetapi perceraian yang tidak didasari dengan niat karena Allah dan dibingkai dengan ibadah akan menjadi kehinaan dimata Allah dan dimata manusia.
referensi artikel http://www.masalahperceraian.com,http://www.anneahira.com,http://abdulrahmansakka.blogspot.com
By : http://nagapasha.blogspot.com
Semua Hal Tentang Perceraian
Mengenang Mainan Masa kecil
Perubahan mainan anak-anak merupakan sebuah terobosan baru untuk menjadikan mainan lebih disukai oleh anak-anak sekarang. Memang dengan perubahan ini akan banyak mempengaruhi tingkat kreatifitas anak.
Buat yg lahir awal taun 80-90an mungkin masih inget sama mainan zaman kita kecil dulu. Ketika belum ada PS apalagi komputer, channel tv cuma ada satu TVRI doang...Sekedar untuk mengingat mainan masa kecil, Saya coba simpan KENANGAN itu diblog ini seperti:
Bebeletokan

Bebentengan
Bedil Jepret
Bekel
Congklak
Eggrang
Gala Asin
Gambar
Gatrik
Gimbot
Gimbot Air
Gimbot Tetris
Karambol
Kapal-Kapalan
Kelereng

Layangan
Lipat Kertas
Lompat Karet
Ngadu Cupang
Ngadu Biji Karet
Ngadu Kemiri/Muncang
Nintendo
Parasut
Petak Umpet
Tamiya
Taplak Gunung
Ular Naga
Ular Tangga
Yoyo
By : http://nagapasha.blogspot.com
Mesin Pencari 3gp, mp4, avi, flv, dll

Saya buat kotak pencari ini sebenarnya hanya untuk keperluan pribadi tapi jika anda merasa kesulitan untuk mencari file download 3gp,mp4,avi,flv,dll. anda bisa juga memanfaatkan mesin pencari ini.
Hasil simpenan dari rapidshare, megaupload, hotfile, filesonic, mediafire, depositfiles, easyshare, letitbit, fileserve, bitshare, 4shared, oron, turbobit, hitfile, filefactory, madshare, uploading, uploadedto, uploadbox, megashares, przeklej, banongo, netload.
by http://nagapasha.blogspot.com
Klik Selengkapnya...
Foto-Foto Lucu From Indonesia
Posisi pas buat nulis blog ,Posisi CENAT CENUT
coba liat neh BOCAH LAGI NGAPAIN sich?
orang ngefans sama WARKOP DKI
Rental Baru neh Gan Harus di coba!!!
NgeBlog sambil boker.NIKMAT dan penuh GAIRAH.
Pecahkan kaca buat apa yach?
ga ada isinya!!!
SEKOLAH DASAR NEGERI SETAN
Murid dan gurunya setan semua kale!!!
Pinjam uang di bank
Tukang warnet SADIS!!!
Superman ala Indonesia
koran lampu merah
sebelom take-off nyarap dulu mas…
SEMOGA TERHIBUR
http://nagapasha.blogspot.com
10 Macam Dosa Besar menurut Al Quran

Dosa adalah tindakan yang melanggar norma atau aturan yang telah ditetapkan Allah.Hanya sekedar mengingatkan, bukan untuk menggurui. Apa sajakah yang termasuk 10 macam dosa besar menurut al quran?
1. Syirik (Menyekutukan Allah SWT).
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya". (An Nisaa: 48).
Dan Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga". (Al Maidah: 72)
2. Berputus asa dari mendapatkan rahmat Allah SWT.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".(Yusuf: 87).
3. Merasa aman dari ancaman Allah SWT.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi." (Al A'raaf: 99)
4. Berbuat durhaka kepada kedua orang tua.
Karena Allah SWT mensifati orang yang berbuat durhaka kepada kedua orang tuanya sebagai orang yang jabbaar syaqiy 'orang yang sombong lagi celaka'.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka". (Maryam: 32).
5. Membunuh.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu'min dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya". (An Nisaa: 93).
6. Menuduh wanita baik-baik berbuat zina.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar". (An Nuur: 23)
7. Memakan riba.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila". (Al Baqarah: 275)
8.Lari dari medan pertempuran.
Maksudnya, saat kaum Muslimin diserang oleh musuh mereka, dan kaum Muslimin maju mempertahankan diri dari serangan musuh itu, kemudian ada seseorang individu Muslim yang melarikan diri dari pertempuran itu.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya". (Al Anfaal: 16)
9. Memakan harta anak yatim.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)". (An Nisaa: 10)
10. Berbuat zina.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu". (Al Furqaan: 68-69)
Cara menghapus dosa besar
Di dalam al quran di sebutkan bahwa Allah akan mengampunkan semua dosa kecuali syirik artinya dengan taubat nashuha dan berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tsb insya Allah akan diampunkan dan apabila dosa yang berkaitan dengan manusia misalnya kedzoliman maka harus meminta maaf kepada orang di dzolimi.Wallahu'alam
referensi artikel : taushiyah-online.com ,groups.yahoo.com.
by : http://nagapasha.blogspot.com
Klik Selengkapnya...

